KKN BERSHALAWAT

            Setiap pertemuan pasti ada perpisahan begitupun dengan kegiatan KKN yang sudah berjalan selama 26 hari. Selama 26 hari di desa Tlokoh kami mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga. Mulai dari datang ke desa, kepala desa dan masyarakat sekitar menyambut dengan senang hati. Selama mengabdi di desa tlokoh, kami sangat banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman baru yang kami dapatkan terutama tentang bermasyarakat dari yang namanya kesopanan dan tingkahlaku bermasyarakat.           
Proker Utama Penyuluhan Teh Kulit Rambutan
Desa Tlokoh merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Kokop, kabupaten Bangkalan. Potensi yang dimiliki desa Tlokoh tidak bisa diragukan lagi guys, wilayah desa ini sebagian besar dikelilingi oleh persawahan sehingga potensi pangan yang dihasilkan bisa dikatakan baik. Mulai dari hasil pertanian yakni padi, jagung, dan kacang dan hasil perkebunan yakni rambutan. Yess buah rambutan guys... pada tau kan sama buah yang satu ini, pasti tau dong karena buah yang satu ini berbeda dengan buah yang lain loh guys, dari bentuk fisiknya sampai rasanya yang khas tidak bisa disamakan dengan buah yang lain. Bentuk fisiknya yang unik itu loh  yang membuat buah ini berbeda dengan buah lain, kulitnya yang tebal dan berbulu, dagingnya yang tebal dan halus, serta rasanya yang manis tapi ada juga sih yang rasanya asem-asem gimana gitu... terus di dalam dagingnya juga ada bijinya loh. Oiya bijinya jangan dibuang gitu aja yaa, biji rambutan bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat emping. Kebayang kan emping enaknya gimana?? Hhmm yummi, kalau biasanya emping dari biji melinjo, sekarang bisa dari biji rambutan.
Nah kembali lagi ke desa Tlokoh guys, desa yang memiliki empat dusun ini memilki potensi akan buah rambutan tepatnya di dusun Lajeren. Buah rambutan yang dihasilkan di dusun ini bisa dikatakan melimpah guys, bahkan penduduk di desa ini sampai kehabisan akal bagaimana cara mengonsumsi buah ini selain di konsumsi secara langsung. Mereka juga sampai bosan mengonsumsi buah ini karena hasil panen rambutan biasanya dikonsumsi sendiri, tidak dijual di pasaran. Mengatasi persoalan tersebut kami kelompok KKN 49 UTM mencoba memberikan solusi kepada masyarakat desa Tlokoh khususnya di dusun Lajeren. Bagian dari buah rambutan dapat dimanfaatkan semuanya loh guys.. loh iya ta?? Pengen tau apa pengen tau banget.. oke kami kasih tau yaa... mulai dari daging, biji, sampai kulitnya bisa dikonsumsi loh. Kalau dagingnya selain dikonsumsi langsung bisa juga loh dibuat “Bunglon Krispi”, semacam gorengan itu loh seperti gorengan pisang. Kemudian bijinya, tadi kan sudah dikasih bocoran dikit toh tentang bijinya, nah bijinya bisa dibuat emping. Rasanya juga tak kalah enak kok dengan  emping melinjo pada umumnya. Nah sekarang penasaran kan kulitnya bisa dibuat apa yaa??? Hayoo kepo yaa ...... untuk mengurangi limbah kami mencoba memberi solusi agar tidak mencemari lingkungan dan kulit rambutan tidak dibuang begitu saja. Persoalan tersebut yang kemudian kami angkat menjadi proker utama kami yaitu penyuluhan teh dari kulit rambutan dengan tema “Ibu Cerdas, Limbah Tuntas”.
Penyuluhan ini bertujuan untuk mengurangi limbah dan memberikan solusi kepada masyarakat desa Tlokoh khususnya para ibu-ibu. Wah biasanya teh bahan bakunya dari seduhan daun teh pilihan loh, tapi sekarang kulit rambutan juga bisa jadi bahan baku teh. Selain sebagai minuman ternyata teh dari kulit rambutan ini juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kita loh. Masak sih? Kalau iya apa saja sih manfaatnya??? Oke kami bocorin sekarang yang pertama teh dari kulit rambutan dapat menurunkan demam, kedua dapat mencegah radikal bebas, ketiga menurunkan kolesterol, keempat mencegah penuaan dini nah yang ingin terlihat awet muda jangan lupa minum teh kulit rambutan yaa, selain itu juga bisa meredakan sariawan dan mengobati diare juga loh.
Lalu bagaimana cara membuatnya?? Gampang baget kok sis.. yang paling penting itu setelah memakan rambutan kulitnya tidak dibuang begitu saja ya. Karena tanpa kulit rambutan tidak bisa jadi teh, yaiyalah secara bahan bakunya kan kulit rambutan guys. Pertama-tama kita kumpulkan terlebih dahulu kulit rambutan sebanyak-banyaknya guys lalu cuci sampai tidak ada kotoran yang tersisa ya. Setelah itu potong kecil-kecil bisa menggunakan pisau ataupun gunting ya, lalu jemur kulit rambutan yang sudah di potong kecil-kecil itu sampai kering ya kira-kira 3 sampai 4 hari. Setelah benar-benar kering kulit rambutan bisa langsung diseduh guys, terus bisa langsung diminum deh. Oiya jangan lupa ditambah gula sesuai selera ya. Oke guys sekarang kalian sudah dapat ilmu, sudah tau caranya step by step. Kalau gitu jangan lupa dicoba di rumah ya!!! Dan rasakan juga manfaatnya.

See you letter........................ 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUY, MARI MENGENAL SEJARAH DESA TLOKOH

Sekilas tentang Desa Tlokoh