Penanaman pohon bersama

Desa Tlokoh merupakan salah satu desa yang memiliki potensi lahan yang sangat luas. Namun dengan adanya lahan yang luas , masyarakat desa Tlokoh kurang maksimal dalam memanfaatkan lahan tersebut. Kebanyakan lahan yang ada dibiarkan begitu saja sehingga ditumbuhi tanaman liar seperti rumput gajah, alang-alang dan lain-lain. Padahal seharusnya apabila lahan tersebut dimanfaatkan, maka banyak sekali keuntugan yang diperoleh. Misalnya apabila lahan ditanami pohon jati, akasia maupun mahoni, hal ini dikarenakan tanaman tersebut dapat menjadi resapan air sehingga pada musim kemarau tidak kekurangan air. Selain itu pohon-pohon tersebut ketika sudah tumbuh besar dapat dijadikan sebagai sumber ekonomi warga sendiri.
Maka dari itu, mahasiswa KKN 49 UTM berinisiatif untuk membuat suatu program kerja yakni penanaman pohon bersama. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan UPT Pengelolaan Hutan Wilayah VIII Bangkalan dan mendapat respon yang baik dari warga sekitar. Pada kegiatan ini mendapatkan bantuan bibit sebanyak 350 dengan rincian bibit akasia sebanyak 150 dan bibit mahoni sebanyak 200.
Penanaman ini dilakukan dilahan kosong milik bapak kepala desa tepatnya di dusun Lajeren. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis tanggal 1 Februari 2018, yang diikuti oleh bapak kepala desa, seluruh kepala dusun, warga sekitar, pemuda desa Tlokoh, dan siswa-siswi SMP Al-Rifa’i. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan di balai desa dan dilanjutkan dengan penyerahan bibit sekaligus pemotongan pita dan dilanjutkan dengan pemberangkatan menuju lokasi penanaman.
Pada saat dilokasi, penanaman diawali oleh kepala desa, dan kemudian diikuti oleh seluruh apel beserta warga yang hadir. Melalui penanaman ini diharapkan bibit yang ditanam dapat memberi manfaat bagi desa Tlokoh khususnya dusun Lajeren

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekilas tentang Desa Tlokoh