Sehari menginspirasi, selamanya terkenang dihati (Ruang Inspirasi)


Pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam membentuk generasi baru yang siap untuk menggantikan  tongkat generasi tua dalam rangka membangun masa depan. Pendidikan sangat memiliki peran penting dalam mensosialisasikan kemampuan baru kepada generasi penerus agar mampu mengatasi tuntutan zaman yang semakin berkembang. Secara keseluruhan proses pendidikan bertujuan untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas, baik dari segi moral maupun intelektual serta mampu berketrampilan dan bertanggung jawab.
Pendidikan di Indonesia saat ini  bisa dikatakan belum terlaksana dengan maksimal. Hal ini dikarenakan kurangnya pemerataan pendidikan di berbagai daerah. Hal tersebut dapat terlihat dari adanya beberapa sekolah di daerah plosok yang belum tersentuh atau kurang mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah. Kebanyakan pendidikan di Indonesia hanya terfokus pada pendidikan yang ada di daerah kota sedangkan pendidikan yang ada di desa hanya berjalan semestinya. Kendala pendidikan yang menjadi permasalahan yakni terkait dengan fasilitas pendukung pembelajaran yang kurang memadai. Baik dari segi tenaga kerja guru, perangkat pembelajaran maupun sarana dan prasarana.
Sama seperti halnya di desa Tlokoh kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan. Pendidikan di desa ini bisa dikatakan cukup lengkap, hal ini dibuktikan dengan banyaknya lembaga-lembaga pendidikan yang cukup merata diberbagai dusun. Mulai dari jenjang TK hingga SMA, baik itu lembaga pendidikan formal maupun lembaga pendidikan non formal juga tersedia. Namun pendidikan di desa ini masih banyak beberapa kendala yang dihadapi. Adapun kendala tersebut berasal dari segi sarana dan prasarana, mulai dari ruang kelas, jarak tempuh sekolah, maupun fasilitas pendukung pembelajaran yang lainnya. Sebagian besar sekolah yang ada di desa Tlokoh kurang memiliki fasilitas yang memadai, salah satunya yakni SDN Tlokoh 3. SDN Tlokoh 3 merupakan salah satu sekolah dasar yang ada di desa Tlokoh tepatnya di dusun Lajeren. Sekolah tersebut berada di sekitar persawahan dan akses jalan menuju sekolah cukup memprihatinkan yakni berbatu dan berlumpur. Sehingga hampir keseluruhan siswa yang bersekolah di SDN Tlokoh 3 tersebut tidak memakai sepatu dan memilih menggunakan sandal jepit.          
                                                    
                                                     (Ruang Inspirasi SDN Tlokoh 3) 
Dari segi sarana dan prasarana yang tersedia bisa dikatakan sangat kurang, yaitu mulai dari ruang kelas yang terbatas yakni hanya terdapat  ruang kelas saja. Ruang kelas tersebut terdiri dari kelas 3, 4, 5 dan 6, bahkan untuk kelas 6 digabung menjadi satu dengan ruang yang hanya dibatasi dengan rak buku. Sedangkan untuk kelas 1 dan 2 menggunakan halaman sekolah sebagai ruang kelas, dengan kata lain ruang kelas terbuka. Kelas tersebut ditata sedemikian rupa, yakni terdapat bangku dan meja seperti halnya kelas-kelas yang lain. Akan tetapi perbedaanya yakni kelas 1 dan 2 ini berada diruangan terbuka. Bukan hanya itu sistem pembelajaran pada kelas 1 dan 2 ini dilakukan secara bergantian, yakni kelas 2 dilakukan setelah proses pembelajaran pada kelas 1 selesai. Meskipun demikian siswa-siswi yang ada di desa Tlokoh tidak putus asa dan tetap bersekolah seperti halnya siswa-siswi yang bersekolah di perkotaan.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekilas tentang Desa Tlokoh